Jumat, 12 September 2014

Alat Pemadam Api Modern

Alat pemadam api modern ini terbagi lagi atas beberapa jenis, yaitu :

a.   Water Pressurized type, merupakan alat pemadam api modern dengan bahan dasar pemadam air dengan tekanan udara yang dimampatkan, untuk pemampatan air yang terdapat dalam tabung dapat dilakukan dengan cara menggunakan tenaga dorong (udara yang dimampatkan) untuk memancarkan keluarnya air (Stored pressure type water extinguisher) dan menggunakan tenaga dorong cartridge gas CO2/N2 (Cartridge operated type water extinguisher). Alat pemadam api ini efektif untuk memadamkan api kelas A. Konstruksi alat ini terdiri dari tabung ukuran 2,5 gallon dan unit penutup tabung terdiri dari tuas penekan, handel pegangan, pin pengaman, meter penunjuk tekanan, pentil, pipa pemancar dan filter, slang pemancar dan tekanan tabung berkisar 90 s.d 125 psi, dan bentuk pancaran padat (solid stream) dengan jarak pancaran +  13 meter dan lama pancaran  +  1 menit.





Jenis Alat Pemadam Api Portabel

Jenis alat pemadam api portabel:
1.  Alat pemadam api tradisional / sederhana; merupakan alat pemadam api bukan buatan pabrik, biasanya memanfaatkan benda/barang yang dapat digunakan sebagai alat pemadam yang mudah dibawa, seperti   selimut api (fire blanket), pemukul, cambuk api, ember yang diisi oleh air, dll.


2. Alat pemadam api modern; merupakan alat pemadam api yang dibuat khusus oleh pabrik alat pemadam kebakaran. 





Alat Pemadam Berdasarkan Bentuk dan Instalasinya

PENGENALAN BAHAN PEMADAM KEBAKARAN


Alat pemadam kebakaran berdasarkan bentuk dan instalasinya terdiri atas 3 jenis, yaitu :
1. Alat pemadam api yang dirakit secara tetap pada bangunan / gedung(fixed fire extinguishing system);
2. Alat pemadam api yang dirakit secara tetap pada kendaraan   (Fixed mobile fire appliances);
3. Alat pemadam api yang mudah dibawa (portable fire extinguisher).

Alat pemadam api Portable.
Pengertian : merupakan alat pemadam api yang mudah / dapat dibawa (dipindah), mudah dibawa maksudnya adalah mudah dijinjing ataupun mudah didorong bagi yang menggunakan roda, Daya pemadaman sangat terbatas sehingga fungsinya hanya sebagai pemadaman api awal saja. Penggunaan alat pemadam portabel ini haruslah disesuaikan dengan klasifikasi kebakaran yang terjadi. Serta penempatannya haruslah mudah dijangkau dan ditemukan.
Untuk posisi penempatan alat pemadam portabel ini haruslah pada setiap 200m² atau pada setiap ruang dengan kapasitas yang disesuaikan, mudah terjangkau, jarak antara lantai dan alat 1 s.d 1,25 meter, mudah terlihat, jarak maksimum pemepatan peralatan pemadam api portable di suatu lokasi dalam suatu bangunan dari satu fire point ke fire point lainnya kurang lebih 15 meter, alat pemadam api portable jenis CO2 atau jenis busa hanya dipasang pada ruangan atau bangunan yang mempunyai tingkat bahaya tertentu, ditempatkan sesuai kondisi lokasi yang membahayakan.